Cara Perpanjang STNK Online dan Bayar Lewat ATM

Cara Perpanjang STNK Online dan Bayar Lewat ATM – Kemajuan teknologi,membuat semuanya jadi mudah. Tak ketinggalan,Samsat(Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap) untuk menerapkan sistem samsat secara online. Bicara soal samsat,biasanya kita membahas tentang memperpanjang STNK.

Samsat Online mempermudah bagi mereka yang sering tidak sempat mengurus,karena mengantre selama berjam-jam sebelum mendapatkan lembar pajak STNK yang sudah diperbaharui. Banyak menariknya lagi, dengan mengurus STNK secara online kita tidak perlu mendatangi loket pembayaran khusus untuk membayar pajaknya. Cukup mendatangi ATM terdekat, melakukan transfer dan bukti pembayaran dapat dijadikan sebagai bukti sementara bahwa kita telah melakukan pembayaran pajak.

Jadi kita pun akan semakin dimanjakan dengan kemudahan, karena seperti yang kita tahu, cek pajak kendaraan dan syarat-syaratnya pun bisa dilakukan dengan cepat melalui sms dan online.
Namun, mengurus STNK secara online di tiap daerah berbeda karena masing-masing daerah memiliki sistemnya masing masing.

Agar lebih mudah, Seo Dulu akan menjelaskan cara melakukan perpanjangan STNK berdasarkan daerah asal pengurusan.

Biaya perpanjang STNK online Jakarta

Sebelum mengulas langkah-langkahnya lebih lanjut, sebaiknya orang yang yang berniat mengurus perpanjangan surat penting ini harus mengetahui sejumlah syaratnya. Hal ini penting agar usaha yang kita lakukan berjalan lancar. Setidaknya ada 4 syarat yang harus disiapkan terlebih dahulu yakni:

  1. Pembayaran pajak yang dilakukan adalah perpanjangan pajak tahunan dan bukan pembayaran pajak kendaraan bermotor 5 tahunan. Untuk pembayaran 5 tahunan, kita wajib mendatangi Samsat sehubungan dengan adanya pengecekaan fisik kendaraan.
  2. Perpanjangan secara online dilakukan 40 hari sebelum jatuh tempo. Jika sudah lewat, kita harus mengurusnya langsung di kantor Samsat.
  3. Nomor polisi kendaraan merupakan nomor polisi di Jakarta, Tangerang, Depok dan Bekasi.
  4. Nasabah Bank DKI dan memiliki kartu debit aktif.
Baca Juga  Cara Membedakan Software Asli Dan Bajakan

Setelah semua syarat di atas dilengkapi, saatnya menuju ATM Bank DKI terdekat. Setelah menemukan ATM dan memasukkan kartu debit ke ATM, pilih menu pembayaran PKB (Pajak Kendaraan Bermotor)/ STNK (Surat Tanda Naik Kendaraan).
Selanjutnya, pilih kolom e-samsat. Setelah memilih kolom, mesin ATM akan memberikan petunjuk pada kita hingga layar menampilkan jumlah tagihan yang harus dibayarkan.

Sebelum melakukan pembayaran, cocokkan kembali data kendaraan yang tertera dengan kendaraan milik kita. Pastikan kedua datanya identik. Setelah yakin bahwa data yang tertera di layar ATM adalah kendaraan kita, lakukan pembayaran.
Bank DKI biasanya memungut biaya administrasi senilai Rp 2.000 untuk transaksi ini. Setelah pembayaran berhasil dilakukan, simpan struk pembayaran. Seperti sudah disebutkan di atas, kita tak perlu langsung menukar struk tersebut dengan lembar pengesahan STNK di Samsat.

Perpanjang STNK Online Bandung dan Jawa Barat

Cara memperpanjang STNK secara online tidak hanya bisa dilakukan di wilayah Bandung, melainkan seluruh kota dan kabupaten di Jawa Barat. Untuk melakukan pembayarannya juga bisa dilakukan di ATM. Asyiknya, layanan ini tidak hanya bisa dilakukan di ATM Bank Jabar melainkan beberapa bank besar lain seperti BCA, BRI, BNI dan CIMB Niaga.
Sebelum melakukan pembayaran di ATM, kita terlebih dahulu harus mengirimkan SMS ke e-samsat Jawa Barat untuk memperoleh kode bayar. Untuk lebih jelasnya, lakukan 4 langkah di bawah ini:

Perpanjang STNK dengan kirim SMS

Kirim dengan format esamsat (spasi) no.rangka (spasi) NIK/KTP, kemudian kirim ke 0811-211-9211. Contohnya, esamsat CDZ12345XXXX 62771985XXX

Gunakan ATM bank yang bermitra dengan Samsat Polda Jawa Barat

Ingat, layanan ini hanya bisa dilakukan di jaringan bank yang bekerjasama dengan Samsat Polda Jawa Barat. Setelah mengirimkan SMS kita akan memperoleh kode bayar.
Setelah mendatangi ATM, masukkan kartu debit dan pilih menu pembayaran pajak. Kita kemudian akan diminta memasukkan kode bayar. Setelah kode dimasukkan, pada layar akan muncul data mengenai data kendaraan dan jumlah pajak yang harus dibayar. Ingat untuk selalu mencocokkan dengan data kendaraan kita.
Setelah merasa cocok, lakukan pembayaran. Kita kemudian akan memperoleh bukti pembayaran yang dapat dijadikan sebagai bukti sementara. Namun, kita tetap harus menukarkan lembar ini dengan Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) di Samsat terdekat.

Baca Juga  Spesifikasi ASUS VivoBook S15, notebook 15 Inchi

Urus pajak kendaraan online di Surabaya dan Jawa Timur

Untuk melakukan pembayaran pajak tahunan di Surabaya dan Jawa Timur juga sangat mudah. Langkah pertama, cukup daftar kendaraan kita di e-samsat Polda Jawa Timur. Isi data yang dibutuhkan secara lengkap.
Setelah mengisi data, kita akan diberi kode bayar yang bisa kita bayarkan di ATM maupun menggunakan internet dan mobile banking.

Setelah lakukan pembayaran, simpan struk bukti pembayaran tersebut. Ingat ya, di Jawa Timur batas penukaran di Samsat Polda Jawa Timur hanya 7 hari setelah pembayaran untuk mendapatkan Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD). Jadi, jangan sampai telat ya.

Untuk saat ini, memang semua daerah di Indonesia belum memiliki layanan pengurusan pajak kendaraan secara online. Namun, selain wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur, beberapa daerah lain juga sudah memiliki esamsat. Daerah tersebut di antaranya adalah Sumatra Utara, Aceh, Sumatra Barat, Jawa Tengah, dan DIY Yogyakarta.

Cara cek biaya pajak kendaraan secara online

Sebelum kita melakukan pembayaran pajak kendaraan, tentu akan lebih baik jika kita mengetahui berapa besaran pajak yang harus kita setor. Dulu, untuk mengetahui besaran pajak yang harus kita bayar, kita harus mengeceknya secara langsung di kantor Samsat.
Sedangkan sekarang kita bisa mengeceknya di rumah hanya melalui layar smartphone dan sambungan internet. Caranya pun sangat mudah, kita hanya perlu masuk ke situs Badan Pengelola Pendapatan Daerah atau mengirim SMS informasi pajak kendaraan bermotor berupa nomor pelat kendaraan kita.
Setelah mengisi dan submit, dalam hitungan detik, detil data kendaraan berikut nilai pajak yang jadi tanggungan kita pun tampil di layar smartphone maupun gadget kita. Sayangnya, belum semua daerah memiliki layanan ini. Beberapa daerah memiliki layanan cek pajak kendaraan online, berikut adalah daftarnya:

Baca Juga  Review: Canon EOS M5, Versi Mungil Dari EOS 80D
DKI Jakarta (http://samsat-pkb.jakarta.go.id/INFO_KBM)
Jawa Tengah (http://dppad.jatengprov.go.id/info-pajak-kendaraan/)
Jawa Timur (http://www.dipendajatim.go.id/page-info-pajak-kendaraan?uptd=dinas)
Aceh (http://esamsat.acehprov.go.id/)
Riau(http://badanpendapatan.riau.go.id/infopajak/)
Kepulauan Riau (http://dispenda.kepriprov.go.id/Home/InfoPajak)
Sulawesi Tengah (http://dispenda.sultengprov.go.id/addons/pkb.php)
Lampung(http://samsat-lampung.org/)
Kalimantan Timur (http://dispenda-kaltimprov.org/?page_id=42)
Banten (http://dppkd.bantenprov.go.id/read/info-pkb)
Jambi (http://jambisamsat.net/infopkb.html)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *