Replika iPhone 7 Plus Dihargai Rp 1,5 Juta

Belum lama Apple memperkenalkan iPhone 7 ke publik, produsen ponsel tiruan asal China langsung bergerak cepat. Ponsel anyar Apple itu sudah dibuat ‘kembarannya’, bahkan sekarang sudah ada di pasaran Indonesia. seharusnya kan,akhir tahun 2016?

Tak tanggung-tanggung, yang ditiru adalah iPhone 7 Plus yang dibekali fitur dual camera. Pembuatnya pun benar-benar membenamkan teknologi kamera ganda tersebut di iPhone 7 Plus tiruannya.

Begitu pun secara desain, secara kasat mata mungkin sulit menemukan perbedaannya. Tapi ketika mengakses ke dalamnya baru ketahuan kalau ponsel ini menggunakan OS berbasis Android 4.4 yang dimodifikasi sedemikan rupa agar terlihat seperti iOS.

Spesifikasinya, jangan harap dapat performa bak iPhone 7 Plus sungguhan. Sebab versi kloningannya ini hanya dibekali prosesor bikinan MediaTek. Besaran RAM-nya pun cukup dengan ukuran 1 GB, yang dipadu memori internal 8 GB.

Bagaimana dengan kamera ganda yang diusungnya? Ternyata produsennya hanya membekali iPhone 7 Plus kloningan ini dengan kemampuan 8 MP dan 5 MP. Tak dijelaskan apakah kemampuan tersebut benar-benar dibenamkan di kedua kameranya atau sebenarnya hanya satu kamera yang aktif dengan kemampuan 8 MP, sementara yang 5 MP sebenarnya adalah kamera depan.

Tapi ada satu yang menarik, meski kloningan produsennya mengklaim kalau ponsel ini bisa menggunakan aksesori asli iPhone 7 Plus. Apakah yang dimaksud adalah kabel data lightning original iPhone atau sekadar hardcase, tak ada penjelasan lebih detail.

iPhone 7 Plus tiruan ini juga telah menyodorkan fitur pemindai sidik jari. Dengan begitu penggunanya jadi bisa merasakan gaya dan sensasi yang sama persis seperti benar-benar menggunakan iPhone, setidaknya ketika membuka layar.

Harga yang ditawarkan iPhone 7 Plus kloningan ini juga cukup menggoda. Dibanding versi aslinya yang dibanderol hingga belasan juta rupiah, konsumen yang ingin bergaya hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 1,5 juta.


Duh nekat sekali,orang yang membuat replika bikinan apple ini. Apa tidak takut kena denda dan hukuman ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!